Asthenozoospermia adalah salah satu penyebab utama kemandulan pria, lalu apa yang menyebabkan terjadinya asthenozoospermia ? Banyak pria belum memahami dengan tepat mengenai masalah ini. Oleh sebab itu, artikel di bawah ini akan memberikan penjelasan tentang apa sih penyebab asthenozoospermia itu? Semoga kiranya artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Penyebab Asthenozoospermia

Definisi Asthenozoospermia yaitu lemah dalam pergerakan sperma (tingkat A dan B) yang kurang dari 25 % – 50 % disebut juga (motilitas sperma rendah). Motilitas sperma adalah bahasa medis dari aktivitas pergerakan sperma. Hanya sperma yang bergerak cepat dan normal-lah yang dapat sampai di ampulla dan bertemu dengan sel telur sehingga terjadi pembuahan.

asthenozoospermia
Asthenozoospermia
Sperma normalnya, sebelum mencair (proses likuifaksi) gerakannya akan dibatasi dan ketika sperma mencair (likuifaksi normal dibawah 60 menit) dapat menunjukkan kemampuan gerakan yang baik (gerak lurus dan cepat / progresif A). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi motilitas sperma saat melakukan pergerakan, yang menyebabkan sperma tidak dapat bergerak masuk untuk bertemu dengan sel telur dan pembuahan pun tidak akan terjadi.

3 Faktor Penyebab Pergerakan Sperma Buruk

  1. Kelainan endokrin : Terjadinya spermatogenesis tergantung pada hipotalamus-hipofisis- dan fungsi normal sumbu gonad.Keseimbangan inilah yang akan mempengaruhi terjadinya spermatogenesis pada laki-laki.
  2. Varikokel : Ketika terjadi varikokel maka suhu lokal testis akan mengalami kenaikan,terjadi peningkatan zat vasoaktif,sehingga mempengaruhi spermatogenesis.
  3. Kriptorkismus : Kriptorkismus adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas sperma. Sekitar 60% pasien dengan kriptorkismus unilateral mengalami kemandulan dan menyebabkan rendahnya kepadatan sperma. Jika Anda mengalami kriptorkismus maka harus segera diobati.

Manifestasi Klinis Asthenozoospermia

  1. Tipe basah. Suhu penis terlalu hangat, akhirnya ereksi kurang maksimal, skrotum menjadi lembab, mulut terasa sepet, terasa haus tapi tanpa keinginan untuk minum, saat kencing terasa nyeri dan panas, lidah berwarna kekuningan, dan licin.
  2. Insufisiensi ginjal : Gejala dari orang yang memiliki kondisi fisik lemah, kondisi fisik seperti itu menjadikan rendahnya motilitas sperma dan mengakibatkan tingkat kematian sperma mencapai bisa mencapai 40%. Ejakulasi lemah / ejakulasi dini, penurunan gairah seksual, sakit pinggang dan lutut, kelelahan dan kelemahan, kepala pusing, tinnitus, menggigil, sering berkeringat, kencing banyak dan lama, lidah pucat berwarna keputihan, denyut dan nadi lemah.
  3. Stagnasi hati dan darah. Terutama disebabkan oleh tingginya angka kematian sperma atau rendahnya motilitas sperma;nyeri di bagian perineum atau di bagian bawah perut;kulit kusam dan gelap,bibir keunguan,nyeri dada,depresi;tinnitus,lidah gelap keunguan,dan gangguan pada denyut nadi.
  4. Kekurangan darah, lebih sering tampak pada orang yang menderita asthenozoospermia, terutama muncul gejala rendahnya motilitas sperma atau tingkat kematian sperma mencapai 40%, menurunnya gairah seksual; tubuh kurus dan lemah, kulit pucat, tidak berstamina, makan sedikit perut kembung, sesak napas, diare; jantung berdebar, sering lupa, kepala pusing, sering berkeringat, lidah pucat putih, atau terasa sepet,dan denyut nadi lemah.

Pengobatan Asthenozoospermia

Asthenozoospermia dapat diobti secara alami, yaitu dengan :
  • Kapsul Nutrisi Booster Sperma : Meningkatkan produksi jumlah sperma sehat dan berkualitas penderita oligozoospermia ringan (jumlah sperma 10 – 15 juta), oligozoospermia sedang (jumlah sperma 5-9 juta) dan oligozoospermia kronis dengan jumlah sperma 1-5 juta) serta dapat meningkatkan kecepatan bergerak sperma (motilitas sperma) yang sering di kenal dengan Asthenozoopermia (gerak lurus cepat atau gerak lurus lambat kurang dari 40%).
  • Kapsul Nutrisi Perbaikan Kromosom dan DNA Sperma : Perbaiki genetik / kelainan kromosom pembentukan sperma sehingga dapat memproduksi sperma dengan bentuk normal. terapi penyembuhan sindrom Klinefelter , hiperprolaktinemia , infertilitas genetik , sindrom Kallman , paparan toksin dan hiperplasia adrenal kongenital. Rekomendasi Penderita gangguan sperma teratozoospermia (bentuk sperma abnormal tinggi), azoospermia (0% sperma) dan Aspermia.

14 ISTILAH MEDIS PADA HASIL ANALISA SPERMA
Normozoospermia
Sperma
Normal
Jumlah sperma yang di
produksi sedikit
Jumlah
sperma sangat sedikit kurang dari 5 juta sperma/ejakulasi
Kelainan pada pergerakan
sperma
Kelainan
pada bentuk sperma
Jumlah sperma sedikit dan
pergerakan sperma lambat
Jumlah
sperma sedikit dengan kelainan bentuk dan pergerakan sperma
Jumlah sperma sedikit
dengan kelainan pada bentuk sperma
Kelainan
bentuk sperma dan pergerakan sperma lambat
Polizoospermia
Jumlah sperma 250 juta per
mili liter
Tidak ada
spermatozoa dalam cairan sperma
Nekrozoospermia
Bila semua sperma tidak
ada yang hidup
Sperma
kurang dari 1 juta per mili liter
Aspermia
Tidak ada cairan semen
yang keluar saat ejakulasi

Penurunan kesuburan identik dengan peningkatan suhu testis, mungkin saja Anda terindikasi gejala varikokel


KONSULTASI HASIL TES SPERMA & SARAN PENGOBATAN 


Untuk memudahkan kami dalam melayani konsultasi Anda, gunakan format konsultasi seperti dibawah ini :
Nama :
Usia :
Usia Pernikahan :
Foto Hasil Analisis Sperma :
Riwayat Obat Yang Dikonsumsi :

Yudha Nugraha, Akp WA : 089 703 2929 8 • BBM CENTER : 519884C4 PHONE OFFICE (0231) 636066
Yudha Nugraha, Akp
WA  : 08970329298 • BBM CENTER : 5371BCDE

* CATATAN : INGAT ! Layanan konsultasi ini bukan untuk menggantikan pemeriksaan dokter.


SIMAK JUGA
TESTIMONI : Kasus Azoospermia
Pengobatan Azoospermia Berdasarkan Penyebabnya
Suplementasi Roborantia unuk Azoospermia Non-Obstruksi