6 Proses Terjadinya Kehamilan

6 Proses Terjadinya Kehamilan

6 Proses Terjadinya Kehamilan

6 Proses Terjadinya Kehamilan – Sebelum Anda melakukan program hamil, Anda sebaiknya tau dan mengerti tentang terjadinya kehamilan . Jika langkah-langkah dibawah ini tidak terjadi dalam tubuh Anda, maka dipastikan itulah penyebab Anda sulit hamil. Lalu seperti apa sih terjadinya proses kehamilan? Disini akan sedikit saya jelaskan mengenai proses terjadinya kehamilan dari mulai sel sperma pria bertemu dengan sel telur wanita sampai berkembang menjadi janian. Ini sangat lah penting, sebab dengan menegetahu proses yang terjadi diharapkan Anda yang sedang program hamil mengetahu hal-hal yang menyebabkan kenapa tidak terjadi kehamilan.

Seperti gambar diatas adalah contoh proses terjadinya kehamilan. Berikut dibawah ini adalah penjelasan langkah-langkah terjadinya kehamilan :

1. Ovulasi. Pada wanita normal setiap bulannya akan terjadi ovulasi (pematangan) sel telur di dalam ovarium. Sekelompok telur kecil-kecil mulai tumbuh didalam kantung berisi cairan. Kantong yang berisi cairan tersebut dinamakan folikel . Didalam kantong cairan (folikel) tersebut salah satu telur meletus ( ovulasi ) . Ini biasanya terjadi sekitar dua minggu sebelum periode menstruasi berikutnya . Ovulasi pada sel telur ini lah yang menandakan bahwa sel telur telah matang dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Tanpa ovulasi, sel telur dipastikan tidak akan bias dibuahi oleh sperma. Ini merupakan factor awal yang wajib terpenuhi agar terjadinya pembuahan.
2. Peningkatan Hormon. Setelah sel telur ber ovulasi maka sel telur akan meninggalkan folikel. Folikel yang telah ditinggalkan sel telur akan berkembang menjadi sesuatu yang disebut korpus luteum . Korpus luteum inilah yang melepaskan hormon yang membantu menebalkan lapisan rahim (dinding rahim). Lapisan rahim telah menebal untuk mempersiapkan telur dibuahi.
3. Sel telur bergerak menuju tubafalopi (saluran indung telur). Setelah telur dilepaskan , bergerak ke tuba falopi . Sel telur menetap di sana selama 24 jam  menunggu satu sel sperma yang dating untuk membuahinya. Semua ini terjadi , rata-rata , sekitar dua minggu setelah periode terakhir Anda (puncak ovulasi). Apabila dalam waktu 24 jam tidak ada pembuahan terjadi , lapisan rahim serta darah akan ditumpahkan . Penumpahan telur dan dinding rahim yang tidak dibuahi adalah waktu menstruasi. Jika terjadi menstruasi maka kadar hormon pun kembali normal. Namun Apabila dalam waktu 24 jam didalam tubafalopi tersebut ada sperma yang bergerak menuju sel telur, maka akan terjadilah proses pembuahan. Setelah sperma membuahi sel telur sudah dipastikan akan terjadi kehamilan.
4. Implantasi : Hasil pembuahan berpindah ke rahim. Telur yang sudah dibuahi akan tetap berada dalam tubafalopi selama sekitar tiga sampai empat hari. Tetapi dalam waktu 24 jam setelah dibuahi sel telur dan sperma menyatu dengan sangat cepat dan menjadi banyak sel. Hal tersebut terus menerus membagi ketika bergerak  perlahan-lahan melalui tuba falopi menuju rahim .  Sampai pada fase terakhir yaitu  implantasi (penempelan embrio pada dinding rahim). Pada fase penempelan bakal plasenta dan embrio pada dindingrahim, beberapa wanita akan mengalami bercak darah (keluar flek) selama satu atau dua hari selama waktu implantasi . Lapisan rahim semakin tebal dan leher rahim ditutup oleh plug lendir agar tidak luruh sampai waktu 40 minggu.

5. Kehamilan tiga minggu pertama. Dalam minggu pertama, dalam darah akan ditemukan hormon human chorionic gonadotropin ( HCG ) . HCG Ini dibuat oleh sel-sel yang akhirnya menjadi plasenta . Dengan tes darah atau tes urine dapat mendeteksi HCG yang menandakan Anda positif hamil. Pada hasil tes pack biasanya kehamilan akan terdeteksi dalam waktu tiga atau empat minggu lagi sebagai hasil positif pada tes pack kehamilan di rumah .  Dalam waktu tiga minggu , sel-sel mulai tumbuh sebagai rumpun , dan sel-sel saraf pertama bayi sudah terbentuk .

6. Hormon kehamilan. Human Chorionic Gonadotrophin ( HCG ) adalah hormon kehamilan yang terdapat dalam darah. HCG muncul dari saat terjadinya pembuahan, dan diproduksi oleh sel-sel yang membentuk plasenta . Ini adalah hormon yang terdeteksi dalam tes kehamilan , tapi biasanya , dibutuhkan tiga sampai empat minggu dari hari pertama haid terakhir Anda untuk tingkat hCG harus cukup tinggi untuk dideteksi dengan tes kehamilan .
Tahap perkembangan kehamilan disebut trimester, atau periode tiga bulan.
Selanjutnya dari ke enam proses tersebut, proses selanjutnya adalah berkembangnya janin sampai menuju kelahiran. Yaitu 40 minggu lamanya.

 

Konsultasi dan Saran Pengobatan Agar Cepat Hamil

Untuk memudahkan kami dalam melayani konsultasi Anda, gunakan format konsultasi seperti dibawah ini :

  • Nama :
  • Usia :
  • Keluhan :
  • Riwayat Pemeriksaan :
  • Riwayat Pengobatan :

 

LAYANAN KONSULTASI
SMS CENTER  : 08970329296 • BBM CENTER :  519884c4
PHONE OFFICE (0231) 63 60 66
* CATATAN :
Layanan konsultasi ini bukan untuk menggantikan pemeriksaan dokter.