Cara Mengatasi Keguguran

Definisi Cara Mengatasi Keguguran

Cara Mengatasi Keguguran, perlu kita perhatikan, karena Tiga bulan pertama masa kehamilan adalah masa yang kritis. Perlu perawatan ekstra untuk menjaga janin sehat dan tidak terjadi keguguran.

Pada periode tiga bulan awal (trimester pertama), ibu hamil harus menjaga asupan makanan guna menjaga janin dari cacat lahir. Untuk itu, sebaiknya mengonsumsi asam folat 400 mg setiap hari selama 12 minggu untuk menjaga kesehatan bayi, dan mencegah keguguran.

Cara Mengatasi Keguguran paling efektif adalah dengan mengkonsumsi asam folat, Asam folat merupakan vitamin B yang larut dalam air. Banyak ditemukan pada sayuran berdaun hijau gelap, misalnya bayam, kangkung, sawi, atau brokoli.Selain itu, perlu juga diperhatikan posisinya agar tidak menindih perut, lantaran rahim masih lemah di usia kehamilan muda. Tak kalah penting adalah perlunya dilakukan koitus interuptus, yaitu ejakulasi sperma di luar vagina. “Sebab sperma mengandung prostaglandin yaitu zat yang bisa merangsang kontraksi uterus, sehingga bisa menyebabkan keguguran,” katanya.

Kendati demikian, dia juga mengakui ada beragam alasan kehamilan muda bisa mengalami keguguran. Di antaranya, tutur Rifsia, bisa karena trauma pada perut, penyakit, atau hal-hal ringan seperti nutrisi yang kurang bagus. Bisa juga karena kekejangan otot rahim yang kuat.

Tanda-tanda terjadinya keguguran

Dibawah ini beberapa gejala yang dapat diketahui ketika Mengatasi keguguran pada ibu hamil :

  1. Terjadi pendarahan dari vagina, baik spontan ataupun didahului dengan noda merah kecokelatan terlebih dahulu. Banyaknya darah yang keluar bervariasi mulai dari beberapa tetes saja sampai seperti menstruasi.
  2. Keluarnya cairan tanpa pendarahan atau rasa sakit, kemungkinan karena membran kandungan yang lepas.
  3. Keluarnya benda padat dari vagina.
  4. Sakit kram di perut bagian bawah.

Selain itu, keguguran dapat terjadi tanpa menimbulkan pendarahan atau rasa sakit. Janin di dalam rahim tiba-tiba menghilang dan tanda-tanda kehamilan berhenti. Berbeda dengan kepercayaan sebagian orang yang menganggap janin telah “dimakan jin”, hal tersebut sama sekali bukanlah persitiwa mistis. Kemungkinan besar disebabkan karena embrio sudah meninggal namun masih melekat pada rahim sehingga dibutuhkan operasi / kurtase untuk mengeluarkannya.

Penyebab Terjadinya keguguran 

  • Kelainan dan infeksi kandungan. Embrio janin perlu tempat yang sesuai agar dapat berkembang. Kelainan bentuk atau infeksi pada kandungan dapat menyebabkan keguguran karena embrio gagal melekat.
  • Sel darah ibu dapat membentuk antibodi yang mencegah perkembangan plasenta secara normal.
  • Kelainan gen/kromosom. Sekitar 60-70% keguguran terjadi karena kromosom sperma tidak sesuai dengan kromosom telur sehingga janin tidak berkembang atau berkembang tidak normal. Keguguran adalah cara tubuh untuk mengakhiri kehamilan yang tidak sempurna tersebut.
  • Penggumpalan darah (blood clotting). Beberapa wanita hamil mengalami kelainan trombosis (penggumpalan darah) yang menghalangi pembentukan pembuluh darah plasenta.
  • Pembukaan leher rahim. Pada usia kehamilan yang lebih lanjut, pembukaan leher rahim yang terlalu cepat (sebelum masa persalinan) dapat menyebabkan keguguran.
  • Penyebab lainnya. Kelainan hormon, diabetes yang tidak terkontrol, kebiasaan merokok, minuman beralkohol dan berbagai parasit juga dapat menyebabkan keguguran.

 

 

Tips Cara Mengatasi Keguguran 

  1. Berhentilah merokok atau megonsumsi minuman keras. Risiko rokok dan alkohol pada bayi sangat buruk sehingga penting untuk menjauhkan bayi dari kedua hal tersebut.
  2. Pada kondisi hamil muda, wanita sangat rentan terkena stres dan menolak untuk makan. Padahal, perut yang kosong dapat memperparah keluhan mual dan dapat menurunkan kesehatan ibu hamil yang pada akhirnya membahayakan kandungan.
  3. Hendaknya mengonsumsi pisang untuk mengisi perut dan mulai mencari makanan dengan aroma segar seperti biskuit jahe, teh, salad, jus jeruk, atau mint.
  4. Jaga keseimbangan psikologis agar mampu menaklukkan kesulitan di awal kehamilan yang biasanya tidak mudah dihadapi, terutama bagi wanita yang baru pertama kali mengalami kehamilan.
  5. Wanita yang sedang hamil biasanya sering mengantuk. Jangan tunda untuk tidur saat serangan kantuk itu datang demi menjaga stamina dan menyimpan energi.
  6. Hindari makanan yang banyak vitamin A dan perbanyak konsumsi makanan dengan zat besi.
  7. Jangan sembarang mengonsumsi obat, suplemen, atau zat-zat kimia lainnya.
  8. Jangan melakukan olah raga berat, misalnya, lari atau aerobik high impact.
  9. Hindari pakaian ketat yang tidak lentur. Pakaian longgar atau elastis merupakan pilihan lebih baik karena tidak akan mengganggu perkembangan janin. Sama halnya dengan bra, kenakanlah yang nyaman.

 

KONSULTASI KESUBURAN WANITA

(Hormone Immbalance, PCOS, Tuba Non Paten)

Nama :

Usia :

Usia Pasangan :

Usia Pernikahan :

Keluhan :

Riwayat Pemeriksaan :

Riwayat Pengobatan :

Bidan Lulu Nurjanah, Am.Kb

SMS & Tlp. 089 703 2929 6 

BBM : 516FAB7F

*halaman kami yang lain